Judul : Rahasia Menjadi Guru Hebat (memotivasi diri menjadi guru luar biasa)
Penulis :
Mulyana A.Z., S.Pd., M.Psi
Penerbit :Grasindo,
Jakarta 2010
Tebal : 280 halaman
Rahasia Menjadi Guru
Hebat adalah judul buku ini. Buku yang saya beli ketika
Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Surabaya, tepatnya di Sekolah Dasar Muhammadiyah
4 Pucang (Sekolah Teladan Nasional).
Buku ini saya dapatkan langsung dari penulis buku yaitu bapak Mulyana A.Z.
Ketika itu saya langsung meminta tanda tangan beliau dan tepat di bawah judul
buku tersebut beliau menuliskan tanggal 22 April 2013 “Anda dan Ketika Semua Mempunyai Kesempurnaan yang Sama untuk menjadi
Hebat”. Buku ini memiliki ketebalan buku 208 halaman. Jumlah halaman yang
mampu diselesaikan dalam waktu sehari untuk membacanya.
Seorang
guru yang hebat mampu mengajak peserta didik betah belajar di sekolah, membuat
orangtua merasa nyaman, dan mampu mencetak kader bangsa yang berkarakter dan berkualitas. Guru yang hebat bukan guru
yang senang membicarakan kelemahan peserta didik, namun guru yang mampu
mngembangkan kelemahan menjadi kehebatan. Guru seperti inilah yang dapat
dijadikan potret guru yang akan dikenang sepanjang masa. Ini merupakan kata
pengantar buku ini yang disampaikan oleh Prof. Dr. Eng. Imam Robandi.
Buku
ini menyajikan pertanyaan ataupun pernyataan-pernyataan mengenai seorang guru. Bagaimana
Menjadi Guru Hebat ?, Siapakah Sebenarnya Guru Itu?, Bagaimana menjadi Guru
yang Menarik ?, Bagaimana Etika Seorang Guru ?, Kecerdasan Membangun Komunikasi
Seorang Guru, Guru Sebagai Agen Pembelajaran.
Bagaimana
menjadi Guru Hebat ? Membaca kata “hebat” bukan berarti guru adalah seorang
superhero ataupun superstar, tetapi guru tetaplah seorang insan yang mempunyai banyak
sekali kelebihan. Di tangan gurulah calon pemimpin bangsa dididik dan
dibimbing. Akan menjadi suatu kebanggaan ketika guru mampu mengahantarkan
muridnya menjadi orang sukses dalam hidupnya.
Banyak
sekali orang yang disebut sebagai guru, seperti sebutan guru ngaji, guru silat,
guru besar, guru mahasiswa dsb. Lalu Siapakah Sebenarnya Guru Itu ? Guru adalah pendidik profesional dengan tugas
utama mendidik, mengajar, membimbing mengarahkan, melatih, menilai dan
mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan
formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Dalam pengertian ini guru
hanyalah sebatas seseorang yang pandai di dalam sekolah. Lebih dari itu, guru
tidak hanya berada di dalam kelas menjadi teladan siswa dan sekolah, tetapi
seorang guru haruslah menjadi seorang yang dapat diteladani oleh masyarakat
dan dapat berperan dalam masyarakat. Sehingga
guru benar-benar seorang yang sangat
berpengaruh dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Guru
itu harus cantik atau guru itu harus ganteng, apakah itu guru yang diinginkan
siswa ? Bukan !!! lalu seperti apakah guru harus tampil ? bagaimanakah
kepribadian yang harus dimiliki guru ? yang pertama, guru harus menarik. Guru
menarik bukanlah guru yang sekedar rajin, murah senyum, dan berdandan secara
berlebihan. Dapat diidentifikasi bahwa guru menarik adalah karena
kepribadiannya. Kepribadian menarik seorang guru lahir dari hati yang baik.
Pancaran hati dapat berubah menjadi perilaku yang baik, tutur sapa yang lemah
lembut, enak didengar, dan tidak menyinggung perasaan orang lain. Kepribadianlah
yang membentuk karakter seseorang
menjadi pribadi yang baik atau tidak. Tentunya kepribadian yang baik akan
melahirkan karekter yang baik, perilaku/moral baik. Selanjutnya, guru menarik adalah guru yang menyenangkan.
Menyenangkan saat menyampaikan pelajaran di dalam kelas, dapat disiplin, dan
tentunya bersikap adil. Selain itu guru
harus dapat menyesuaikan busananya dalam mengajar. Jangan sampai guru
mengajar mengenakan pakaian seperti
penyanyi dangdut ataupun penjual cabai di pasar.
Guru
adalah seseorang yang mulia. Mulia karena guru adalah sebagai teladan para
murid dan masyarakat. Oleh karena itu tugas guru adalah menjaga nama baik guru.
Guru harus memiliki etika yang baik. Guru harus mampu membedakan yang baik dan
yang kurang baik, boleh dan tidak boleh, pantas dan tidak pantas. Hal ini
berarti guru harus pandai mengambil sikap. Guru harus dapat beretika sesuai
objek, situasi dan kondisi yang dihadapi. Begitu juga dalam berkomunikasi. Guru
harus dapat berkomunikasi dengan baik kepada siswa, rekan kerja, wali murid dan
masyarakat. Membangun sebuah komunikasi yang baik tidaklah gampang. Terlebih
pada objek yang berbeda-beda. Berbeda karakternya, pandangannya atau
pemikirannya. Modal utama untuk dapat berkomunikasi adalah suara. Di sinilah
guru harus mampu membaca situasi di dalam kelas. Guru harus mengerti dimana ia
harus bersuara lantang dan bersuara datar atau pelan. Sebagai komunikator yang
baik guru tidak diwajibkan untuk duduk
di bangku berlama-lama. Berkomunikasi tidak hanya menggunakan suara mulut, akan
tetapi juga menggunakan bahasa tubuh. Guru harus berlatih dalam memadukan kedua
hal ini. Guru harus memiliki kepawaian dalam memadukan antara suara dan gerak
tubuh. Kecerdasan seorang guru dalam berkomunikasi adalah sangat penting bagi
siswa. Karena saat proses pembelajaran berlangsung guru harus dapat benar-benar
membuat siswa paham akan materi yang disampaikan.
Guru
sebagai agen pembelajaran. Pernyataan ini merupakan pokok dari yang saya tuliskan di atas. Ada 4
kompetensi yang harus dimiliki guru sebagai
agen pembelajaran, yaitu (1) kompetensi kepribadian, (2) kompetensi
pedagogik, (3) kompetensi profesional
(4) kompetensi sosial. Kompetensi-kompetensi inilah yang menghantarkan guru
untuk menjadi guru profesional.
Guru adalah
manusia biasa yang tidak bisa menjadi guru hebat apabila hanya menjadi guru
yang biasa-biasa saja. Seorang guru harus menjadi sosok yang hebat. Hebat di
depan siswa, sekolah, masyarakat dan negara.
Buku ini menarik karena di dalamnya
tidak hanya ada penjelasan atau teori-teori, tetapi ada gambar dan dialog yang
mudah dipahami.
Buku ini menyajikan bagaimana siswa
memandang hebat seorang guru karena kepintarannya, kearifannya dan kebaikannya.
Tidak hanya itu, menjadi guru yang bisa dicintai oleh muridnya bukanlah
persoalan yang gampang. Buku ini menghantarkan guru untuk tidak sekedar menjadi
guru yang cantik atau tampan untuk
menarik perhatian siswa dalam proses pembelajaran. Ada yang lebih dari itu,
buku ini membahas jauh mendalam untuk dapat dicintai dan dirindukan muridnya. Buku
ini membantu seorang guru dan calon guru untuk terus berlatih menjadi guru
hebat.
Komentar saya
untuk buku ini, ada beberapa hal yang masih rancu dalam
pembagian/klasifikasi sub bab maupun sub judul sehingga membuat bingung para pembaca.
Banyak penjelasan yang diulang-ulang.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar